Tampilkan postingan dengan label dipk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dipk. Tampilkan semua postingan

Minggu, 31 Agustus 2008

kebijaksanaan

Definisi : Kebijaksanaan [wisdom]
Kebijaksanaan merupakan sifat dan kemampuan untuk menggunakan pengetahuan, pemahaman, pengalaman, akal sehat dan wawasan yang dalam.

Karakteristik
Kebijaksanaan merupakan akumulasi dari ilmu, pengetahuan, dan pencerahan. Orang yang bijaksana mempunyai kualitas dalam berpengetahuan, serta mempunyai kapasitas untuk menggunakannya. Dia mengetahui masukan yang baik serta dapat mengolahnya menjadi hasil yang baik. Dia mempunyai ketajaman akal, adil, cerdas, dan mahir tentang ilmu pengetahuan tertentu.

Contoh kebijaksanaan :
  • Bahan yang baik untuk memperoleh hasil yang baik.
  • Supervisor suatu supermarket, yang bijaksana, akan segera mengaktifkan meja kasir yang kosong, ketika dia mengetahui rata-rata antrian mencapai lebih dari 10 orang dan melihat konsumen yang sedang berada di ruang penjualan masih banyak. Ini adalah sikap yang bijak, karena jika banyak konsumen yang antri dalam waktu lama, maka akan banyak konsumen yang mengeluh, dan mereka akan cenderung pindah belanja ke tempat lain.

jaringan semantik

Bentuk jaringan semantik yang terekam di dalam sistem ingatan seseorang, dapat dipetakan melalui serangkaian pertanyaan yang diajukan kepadanya. Berikut ini merupakan contoh model diskusi untuk melihat pola jaringan semantik.

Di tengah suasana belajar mengajar, di dalam kelas, seorang dosen mencoba membangkitkan kembali semangat belajar anak-anak didiknya. Saat itu, para mahasiswa agaknya lelah dan mengantuk, karena energinya “terkuras” untuk berkonsentrasi, ketika mereka mencoba untuk mengerti penjelasan dari dosennya.

Dosen tersebut mengajukan pertanyaan sebagai berikut :
  • "Saya ingin melihat pola jaringan semantik kalian. Apa yang kalian ketahui tentang kata ‘mobil’ ? "

Jawaban yang cukup menarik, antara lain :
  • "Kendaraan bermotor. Rodanya empat. Membutuhkan BBM. Bisa dipakai untuk ngkot. Kalau ukurannya besar namanya bis. Harganya mahal. Penumpangnya tidak kehujanan. Bisa dipakai ngebut. Tidak berdaya jika jalanan macet. Pemiliknya harus punya BPKB. Pengemudinya harus punya SIM dan membawa STNK".

  • "Kalau tidak dirawat dengan baik, gampang mogok"

Analisis model diskusi pada symptom kasus di atas

Bagaimana bentuk diagram semantik dari hasil diskusi ? Hasil analisis antara dosen dengan mahasiswa tersebut adalah :
  • Kata kunci tentang jaringan semantik dari model diskusi di atas adalah, jaringan semantik merupakan jaringan data dan informasi, yang terekam dalam ingatan seseorang. Dalam kasus di atas jaringannya bisa berbentuk pohon [tree].
  • Bentuk jaringan semantik pada seseorang, akan berbeda dengan jaringan semantik milik orang lain. Mereka mempunyai pengalaman dan proses belajar yang berbeda, sepanjang hidup masing-masing. Ada yang teratur, berbentuk pohon, sehingga memudahan pengaksesan kembali. Ada yang ruwet, sehingga orang yang mempunyai ingatan juga bingung, apa saja yang diketahuinya.
  • Dari diskusi dalam kelas, bisa dibentuk jaringan semantik “bersama”, melalui tukar pikiran, dan persetujuan yang dapat diterima oleh setiap peserta diskusi.

Bentuk jaringan semantik hasil diskusi bisa seperti yang tergambar pada gambar di bawah. Gambar tersebut merupakan representasi dari jawaban : “Kendaraan bermotor. Rodanya empat. Membutuhkan BBM. Bisa dipakai untuk angkot. Kalau berukuran besar namanya bis. Harganya mahal. Penumpangnya tidak kehujanan. Bisa dipakai ngebut. Tidak berdaya jika jalanan macet. Pemiliknya harus punya BPKB. Pengemudinya harus punya SIM dan membawa STNK” dan “Kalau tidak dirawat dengan baik, gampang mogok”.

Data, informasi dan pengetahuan, yang terekam dalam ingatan seseorang, dipelajari dan ditiru untuk ditata-ulang dalam ingatan komputer. Ingatan atau memori komputer bisa dimanfaatkan hanya untuk menyimpan data. Penyimpanan data ini populer dengan nama sistem basis data. Sistem ini, jika dikaitkan dengan aplikasi perangkat lunak, bisa menghasilkan informasi. Dalam perkembangannya, ingatan komputer dimanfaatkan untuk menyimpan pengetahuan. Kegiatan ini dipelajari dalam ranah ilmu kecerdasan buatan [artificial intelligent]



Jaringan semantik
  • Model jaringan semantik merupakan grafik, yang terdiri dari simpul-simpul, yang merepresentasikan objek fisik atau objek konsep, dan busur-busur, yang menunjukkan relasi antar simpul-simpul tersebut. Jaringan semantik merupakan alat efektif, untuk merepresentasikan pemetaan data, yang bertujuan mencegah terjadinya duplikasi data.

Minggu, 24 Agustus 2008

memahami data

Definisi:
Data adalah representasi dari suatu fakta, yang dimodelkan dalam bentuk gambar, kata, dan/atau angka.

Manfaat:
Manfaat data adalah sebagai satuan representasi yang dapat diingat, direkam, dan dapat diolah menjadi informasi.

Karakteristik:
Karakteristiknya, data bukanlah fakta, namun representasi dari fakta. Kata sederhananya, data adalah catatan tentang fakta, atau data merupakan rekaman catatan tentang fakta. Data yang baik, adalah yang sesuai dengan faktanya.

Kenyataan:
Kenyataan sehari-hari, seringkali data yang dicatat atau direkam, bisa menyimpang dari faktanya. Data yang tercatat atau terekam belum tentu sesuai dengan fakta karena banyak hal. Penyimpangan ini harus dihindari, jangan sampai terjadi pada saat pencatatan data. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan verifikasi, agar data yang tercatat adalah data benar dan sesuai, serta agar data tersebut benar-benar menjadi representasi yang valid tentang fakta.

Contoh data di supermarket :
  • 17, 15, dan 18
  • Ani, Nina, dan Euis

Data dapat berupa angka, huruf, gambar atau bentuk rekaman lainnya, yang dapat diakses oleh manusia, yang dapat dimasukkan, disimpan dan diolah dalam komputer, atau dilewatkan pada kanal digital. Komputer merepresentasikan data dalam bentuk kode binary. Data yang bermanfaat adalah data yang lengkap mendukung pembentukan informasi, serta akurat dan mutakhir, karena selalu diverifikasi dan diperbaharui sesuai perkembangan fakta.

Contoh lain : Berapa korban Tsunami di Pangandaran beberapa tahun lalu ? Faktanya jelas ada yang menjadi korban, namun menurut catatan, berapa ?

Menurut data esdm, data korban tewas 500 orang.

Menurut situs Walhi, data korban tewas 130 orang.

Faktanya bagaimana ?

Data 500 orang tewas, tentunya berbeda dengan 130 orang tewas. Ini menjelaskan, bahwa fakta yang tewas sama, namun data yang terekam pada dua instansi yang berbeda, bisa berbeda pula.

Seharusnya rekaman data tersebut tidak terlalu jauh bedanya. Kita sebagai bangsa, memang belum terlalu peduli dengan data yang akurat, dan mutakhir, yang mendekati faktanya. Bahkan, mungkin banyak di antara kita yang lupa, atau malah tidak megetahui, bahwa di Pangandaran pernah terjadi Tsunami.

Salah satu cara untuk memeriksa kebenaran data dapat dilihat dari waktu kejadian.

Tanggal terjadinya bencana di situs Walhi tidak ada. Sementara data di situs ESDM lebih lengkap :

Data Kejadian Gempabumi dan Tsunami
Kejadian gempa : 17 Juli 2006, jam 15.19.73 WIB petang
Pusat gempa : 9.295 LS – 107.347 BT
Kekuatan : 7.1 Mw atau 7.2 Mb (USGS) atau 6.8 SR (BMG)
Kedalaman : 8 km.
Tsunami : Melanda pantai selatan Jawa pada pukul 15.39.45 WIB dengan ketinggian bervariasi dari 1–3.5 m dan rambahan 75–500 m

Jadi data siapa yang bisa dipercaya ?

:-)